Peserta pelatihan yang dibuka untuk umum harus memenuhi sejumlah Syarat Magang Ke Jepang dan kualifikasi yang telah ditetapkan. Persyaratan tersebut meliputi: pria atau wanita, dengan prioritas diberikan kepada wanita, berusia antara 18 hingga 29 tahun, serta memiliki pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat. Selain itu, peserta harus menunjukkan niat dan tekad yang kuat untuk berhasil dalam pelatihan. Untuk ukuran fisik, pria diharapkan memiliki tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional, sedangkan wanita harus memiliki tinggi badan minimal 155 cm dengan berat badan yang sesuai. Persetujuan dari wali juga merupakan syarat wajib.
Adapun ketentuan khusus yang harus diperhatikan mencakup beberapa poin penting. Peserta diharapkan untuk berkomitmen penuh mengikuti seluruh proses pelatihan hingga akhir, dan harus memiliki dokumen pribadi yang legal serta sah, seperti KTP, ijazah, dan akta lahir. Pemalsuan atau tindakan pembohongan terkait dokumen pribadi tidak akan ditoleransi dan akan dikenakan sanksi serta dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Peserta juga tidak diperbolehkan untuk meminta daerah penempatan setelah lolos proses wawancara (mensetsu), dan mereka tidak dapat mengundurkan diri tanpa alasan yang kuat setelah diterima.
Biaya pelatihan harus dibayar selama masa pelatihan berlangsung. Untuk biaya keberangkatan, peserta dapat mengajukan penalangan dengan syarat dan ketentuan khusus, dan pengajuan harus dilakukan minimal 1,5 bulan sebelum pengurusan dokumen. Biaya talangan dapat dibayar secara berangsur setelah peserta menerima gaji pertama mereka. Peserta diharapkan untuk mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku selama pelatihan dan magang, serta melibatkan wali sebagai pihak ketiga yang menjamin dan mendukung seluruh proses program magang yang diikuti. Dengan memenuhi semua syarat dan ketentuan ini, peserta dapat memastikan bahwa mereka siap untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya.


